YKB Media

Teens for Christ

π˜π˜΅β€™π˜΄ π˜–π˜¬π˜’π˜Ί 𝘡𝘰 𝘊𝘳𝘺

Kejadian 43:15-34

. ..hatinya sangat terharu melihat adiknya itu, lalu dicarinya tempat untuk menangis. Ia masuk ke dalam kamar dan menangis di situ.

(Kejadian 43:30b)

 

β€œJangan nangis, seperti anak kecil saja!” Kita mungkin pernah mendengar kalimat itu. Banyak orang menganggap tangisan sebagai tanda kekanak-kanakan. Ada juga yang menganggapnya sebagai tanda kelemahan. Akibatnya, banyak orang menahan perasaan demi berpura-pura kuat. Padahal mereka sedang berduka, hancur, dan terluka di dalam hati.

Yusuf juga pernah merasakan hal yang sama. Sebagai penguasa Mesir, ia harus menjaga wibawa dan tampil kuat di depan orang banyak. Namun, saat ia berjumpa dengan adiknya, Benyamin, perasaannya tidak lagi dapat ditahan. Ia pun mencari tempat tertutup dan menangis (ayat 30). Tangisan itu menunjukkan bahwa Yusuf bukan manusia super. Ia tetap manusia biasa yang bisa lemah dan terluka. Namun, tangisannya bukan tanda kelemahan, melainkan tanda kejujuran. Melalui tangisan, Yusuf melepaskan kerinduan dan beban yang lama ia pendam. Air mata itu justru menjadi jalan bagi pemulihan, seolah membasuh hati yang hancur dan membuatnya pulih kembali.

Teens, it’s okay to cry! Jangan takut menangis. Menangis bukan berarti lemah. Toh, manusia pasti memiliki kelemahan. Kita tidak perlu malu dan gengsi dengan hal itu. Menangis justru menjadi tanda bahwa kita berani jujur terhadap perasaan sendiri. Semua orang bisa merasa sedih dan lelah, bahkan orang yang kuat sekalipun. Tangisan justru bisa membantu kita melepaskan emosi yang selama ini dipendam. Dari sana muncul kelegaan. Dalam kelegaan itu Tuhan bekerja memulihkan hati kita. Jadi, jika sedang sedih, menangislah, tidak perlu ditahan. Tuhan dapat memakai tangismu untuk memberimu kekuatan. Seperti kata pemazmur, β€œTUHAN itu dekat kepada orang-orang yang remuk hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang patah semangat” (Mzm. 34:19).

Informasi Harga

Penggantian biaya

Hubungi bagian distribusi untuk mendapatkan renungan dalam bentuk PDF.

Donasi dapat dikirimkan

Bank Mandiri – Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743
a.n. Yayasan Komunikasi Bersama Marketing

BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999
a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Persembahan Kasih

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990
a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

« Oktober 2026»
MinSenSelRabKamJumSab
123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
Dukungan