Nancy Kerrigan dan Tonya Harding adalah dua atlet perempuan ice skating asal Amerika Serikat. Mereka menjadi andalan negaranya untuk bertanding di Olimpiade Musim Dingin tahun 1994. Namun, beberapa waktu sebelum Olimpiade, Nancy mendapat serangan yang mengakibatkan lututnya cedera. Bagian tubuh ini sangat vital bagi atlet ice skating. Setelah melalui penyelidikan, ternyata serangan ini direncanakan oleh Tonya. Tonya merasa iri kepada Nancy yang kerap lebih diunggulkan. Akibat peristiwa ini, karier Tonya hancur. Ia diskors seumur hidup dan kehilangan respek dari semua orang.
Kisah tersebut menunjukkan bahaya iri hati. Iri hati dapat membuat seseorang nekat melakukan hal-hal yang tidak baik. Hal ini juga dialami oleh saudara-saudara Yusuf. Rasa cemburu dan iri hati mendorong mereka untuk nekat membunuh Yusuf. Tampaknya saudara-saudara Yusuf tidak lagi peduli bahwa Yusuf adalah saudara kandung mereka. Mereka kehilangan akal sehat. Memang, pada akhirnya mereka tidak jadi membunuh Yusuf. Namun, hal itu terjadi bukan karena mereka menyadari kesalahan. Saudara-saudara Yusuf melihat bahwa menjual Yusuf jauh lebih menguntungkan. Mereka dapat menikmati uang yang didapat dari hasil penjualan Yusuf.
Teens, iri hati sangat membahayakan. Iri hati dapat membuat seseorang gelap mata. Iri hati dapat membuat seseorang melakukan hal-hal di luar akal sehat. Oleh karena itu, periksalah hati secara berkala. Jika di dalam hati kita menemukan benih rasa iri, segeralah membuangnya. Berdoalah kepada Tuhan agar Ia menolong kita membuang rasa iri dari hati kita. Geserlah fokus diri pada sesuatu yang sudah kita miliki, bukan pada sesuatu yang belum kita miliki. Dengan demikian, rasa iri akan berganti dengan rasa syukur dan sukacita.
