Youth, pernahkah kamu mendengar istilah Close Circuit Television? Mungkin, jika istilah tersebut disingkat menjadi CCTV, sebagian besar dari kita langsung mengerti maksudnya, serta merasa pernah mendengar atau melihatnya. CCTV adalah semacam alat perekam video yang bisa membuat orang mengetahui peristiwa yang terjadi di tempat ia dipasang.
Ternyata, dalam hidup ini, Daud pun mengerti “CCTV” kehidupannya. Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) memberi judul bagian mazmur yang kita baca “Doa kepada Allah Yang Maha Tahu”. Judul dari LAI ini hendak merangkum bagaimana Daud menggambarkan siapa Allah dalam hidupnya. Ia menyadari bahwa Allah mengetahui bagaimana dan siapa dirinya sejak dalam kandungan ibunya hingga ia dilahirkan. Di situlah Daud menggambarkan pengetahuan Allah sebagai “lebih banyak daripada pasir.” Hal ini menegaskan bahwa Allah memang Maha Tahu, Ia mengetahui segalanya dalam hidup ini.
Youth, hari ini kita kembali diingatkan mengenai Allah Yang Maha Tahu. Ia mengerti siapa kita dan bagaimana hidup kita. Mungkin hari ini kita merasa sendirian. Mungkin hari ini kita merasa tidak ada yang bisa menerima kita. Mungkin hari ini kita merasa tidak ada yang mampu mengenal kita, bahkan diri kita sendiri. Atau sebaliknya, mungkin kita tengah berkubang dalam dosa yang tak seorang pun tahu. Melalui renungan ini, kita kembali diingatkan bahwa ada Allah yang mengetahui siapa kita. Ia yang mengerti, menemani, dan senantiasa akan mengingatkan kita dalam tiap perjalanan kehidupan ini.
- Bagaimana Daud menggambarkan Allah Yang Maha Tahu?
- Bagaimana cara kita menyerahkan hidup kita kepada Allah Yang Maha Tahu?
Pokok Doa: Mensyukuri Allah yang senantiasa mengenal kita.
