Dalam sebuah wawancara pada tahun 2025, Son Woong Jung ditanya apa yang ia pesankan kepada anaknya sehingga dapat menjadi pemain sepak bola profesional. “Kamu tidak pernah tahu sampai kapan bisa bermain di level atas. Saat pensiun, atau ketika kamu berusia 33 atau 34 tahun, kamu masih memiliki waktu panjang untuk membangun kehidupan bersama keluarga,” itulah pesan Son Woong Jung kepada anaknya. Pesan itu membuat sang anak fokus pada kariernya dan akhirnya mampu membawa timnya menjuarai Liga Europa 2024/2025. Anak itu bernama Son Heung Min.
Sebuah pesan merupakan hal penting yang harus diperhatikan. Tuhan Yesus dalam bacaan kita pun memberikan sebuah pesan kepada para murid-Nya. Ia berpesan kepada para murid-Nya untuk meneladani-Nya. Apa teladan yang dimaksudkan oleh Tuhan Yesus? Pada ayat sebelumnya, Tuhan Yesus berkata, “Jadi, jikalau Aku, Tuhan dan Gurumu, membasuh kakimu, kamu pun wajib saling membasuh kakimu” (ayat 14). Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa para murid harus mengikuti teladan Tuhan Yesus, yakni saling melayani. Saling melayani inilah yang tetap dilakukan oleh para murid, meskipun Tuhan Yesus secara jasmani sudah tidak lagi bersama-sama dengan mereka.
Youth, pesan Tuhan Yesus ini juga berlaku untuk kita saat ini. Kita diingatkan untuk hidup saling melayani. Ketika kita mendapatkan tawaran untuk pelayanan di gereja, jangan terburu-buru menolaknya. Bisa jadi, ini adalah kesempatan bagi kita untuk meneladani-Nya dalam melayani orang lain. Teladanilah Kristus untuk melayani ketika gereja membutuhkan pelayanan kita.
- Apakah pesan Tuhan Yesus kepada para murid-Nya?
- Apa yang membuat kita enggan untuk melayani di gereja?
Pokok Doa: Kesetiaan dalam meneladani Tuhan Yesus untuk melayani.
