“Aku sedih dan malu, Ki,” kata Lisa. “Kenapa, Lis?” tanya Kiki. “Teman-teman di sekitar rumahku sering mengejek aku anak yatim,” jawab Lisa. “Sabar ya, Lisa. Kadang perkataan orang memang membuat kita sedih dan malu. Mereka nggak ngerti perasan kita. Tapi, Tuhan tahu apa pun yang kita rasakan. Ceritakan sedihmu kepada Tuhan, Lis,” kata Kiki.
Adik-adik, mari kita baca Ayub 16:20-21! Dalam bacaan kita, Ayub merasa dicemooh oleh sahabat-sahabatnya. Mereka mengatakan bahwa Ayub pasti melakukan dosa sehingga Allah murka dan menimpakan penderitaan dalam hidupnya. Ayub dibully dengan cara dituduh berdosa oleh para sahabatnya. Ayub pun memohon pertolongan dan berharap kepada TUHAN meskipun sambil menangis.
Adik-adik, kalau kamu dibully, diejek, atau dicemooh oleh teman, datanglah kepada Tuhan. Tuhan adalah tempat kita mengadu. Ceritakanlah kesusahanmu dan mintalah pertolongan-Nya. Dia pasti akan menolongmu. Jangan putus asa, ya!
Doa: Bapa di surga, aku mau tetap berharap kepada-Mu dan memohon
pertolongan-Mu ketika dibully. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin.
