Didi melihat sebuah dompet di halaman sekolah. Ia pun segera menyerahkannya kepada Ibu Lina untuk diumumkan. Bandi bertanya, “ Kamu kok jujur banget, Di. Padahal nggak ada yang lihat.” Didi menjawab, “Aku mau tetap melakukan yang benar meskipun nggak ada yang melihat, karena Tuhan tahu.”
Adik-adik, mari kita baca Ayub 1:1-5! Ayub digambarkan sebagai orang yang saleh, jujur, takut akan TUHAN, dan menjauhi kejahatan. Ayub hidup benar bukan karena ingin dipuji orang, tetapi karena ia sungguh menghor-mati TUHAN. Hatinya tulus, sehingga apa yang ia lakukan selalu mencerminkan kebaikan, bahkan ketika tidak ada orang lain yang melihatnya.
Adik-adik, kita juga bisa meneladani Ayub dengan hidup jujur dan takut akan Tuhan setiap hari. Seperti yang juga dilakukan Didi, jangan hanya berbuat baik saat dilihat orang lain, tetapi juga saat sendirian. Tuhan melihat hati kita. Mari kita melakukan yang benar, karena kita mengasihi Tuhan.
Doa: Bapa di surga, tolong aku agar selalu jujur dan saleh meskipun
tidak ada yang melihat. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin.
