Anita sakit dan tidak masuk sekolah selama satu minggu. Kiki dan teman-teman datang menjenguknya. Kiki juga meminjamkan buku catatannya agar Anita tidak tertinggal pelajaran. “Kalau kamu sudah sehat, kita kerjakan PR bersama-sama, ya, Nit! Aku akan bantu kamu,” kata Kiki. “Kiki, kamu baik sekali. Kamu mau tetap peduli di saat aku sedang sakit,” jawab Anita.
Adik-adik, mari kita baca Ayub 2:11-13! Elifas, Bildad, dan Zofar adalah sahabat-sahabat Ayub. Mereka datang menemui Ayub yang sedang ditimpa berbagai kemalangan. Mereka hadir lalu menangis, mengoyak pakaian, menaruh abu di atas kepala serta duduk bersama Ayub selama tujuh hari tujuh malam. Mereka turut merasakan apa yang Ayub alami. Mereka menemani ketika kemalangan menimpa Ayub.
Adik-adik, kita tentu senang jika memiliki teman yang tetap peduli di saat kita mengalami kesusahan. Karena itu, jadilah juga teman yang baik bagi teman-temanmu. Hiburlah dan temani mereka saat mengalami kesusahan.
Doa: Bapa di surga, aku mau menjadi teman yang baik dan peduli terhadap
teman-temanku. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin.
