Kiki, Didi, dan murid-murid di kelas mengumpulkan iuran sukarela untuk membelikan pensil warna bagi Lisa. Lisa adalah anak yatim karena ayahnya sudah meninggal. Teman-temannya melihat Lisa sering kesulitan membeli keperluan seko-lah. Saat pensil warna itu diberikan, Lisa sangat terharu dan bahagia.
Adik-adik, yuk kita baca Ayub 31:17-22! Ayub mengatakan bahwa sejak muda ia tidak pernah mengabaikan anak yatim dan orang yang membutuhkan. Ia selalu memerhatikan mereka dengan kasih dan tidak membiarkan mereka kekurangan. Ayub bertindak seperti seorang ayah bagi anak yatim, artinya ia melindungi, menolong, dan memerhatikan mereka dengan penuh tanggung jawab.
Adik-adik, Tuhan juga ingin kita memiliki hati seperti Ayub dan teman-teman Lisa. Kita bisa melakukannya dengan cara sederhana, seperti berbagi alat sekolah, membantu teman yang kesulitan, atau menghibur teman yang sedang sedih. Dengan begitu, kita menunjukkan kasih Tuhan kepada sesama kita.
Doa: Bapa di surga, aku mau berdoa dan berbuat baik bagi anak-anak yatim.
Tolonglah aku agar dapat menjadi berkat bagi mereka.
Dalam Yesus aku berdoa. Amin.
