Sebuah taman kota yang dahulu indah berubah menjadi kering dan gersang akibat musim kemarau yang panjang. Tanahnya retak, bunga-bunga mati. Namun, pada suatu hari, hujan deras turun selama berjam-jam. Beberapa hari kemudian, tunas-tunas kecil mulai bermunculan. Rumput kembali menghijau dan burung-burung pun datang. Dalam waktu singkat, taman itu hidup kembali. Banyak orang berkata, “Hujan itu seperti keajaiban.”
Dalam Yesaya 44:3, TUHAN memberikan janji yang luar biasa, “Aku akan mencurahkan air ke atas tanah yang haus….” Janji ini bukan hanya tentang hujan secara fisik, melainkan gambaran tentang pemulihan rohani. TUHAN mengetahui bahwa ada jiwa yang kering karena kesedihan, keputusasaan, atau kelelahan dalam menjalani hidup. Namun, Ia berjanji akan mencurahkan Roh-Nya dan memberikan berkat, bahkan sampai kepada anak cucu.
Sahabat Senior, mungkin ada masa ketika hidup terasa seperti taman yang kering: doa terasa hampa, kehilangan semangat, atau kemampuan tubuh semakin terbatas. Namun, janganlah takut. Tuhan mengetahui waktu yang tepat untuk menyirami jiwa kita dengan kasih-Nya. Tetaplah berharap dan percaya karena Roh Tuhan sanggup menghidupkan kembali hati yang paling kering sekalipun. Ia juga memberkati keturunan kita. Marilah kita terus berdoa dan percaya bahwa hujan berkat-Nya pasti akan datang.
DOA:
Tuhan, terima kasih untuk karunia-Mu yang menyejukkan jiwa kami. Hanya Engkaulah Sang Penyegar jiwa. Amin.
