Dalam berbagai kebudayaan, memiliki anak—apalagi anak laki-laki—merupakan sebuah kebanggaan. Demikian pula dalam masyarakat Israel, anak laki-laki dianggap sebagai kehormatan dan berkat dari Tuhan. Memiliki keturunan bukan sekadar menambah jumlah keluarga, tetapi juga menjadi tanda iman dan ketaatan kepada Allah.
Yakub dikaruniai dua belas anak laki-laki dari dua istri dan dua orang hamba perempuannya. Bila dibandingkan dengan Esau, kakaknya, jumlah anak laki-laki Yakub jauh lebih banyak. Hal ini menggenapi janji berkat TUHAN bagi Yakub. Dari keturunannya akan lahir bangsa-bangsa, bahkan raja-raja. Itulah buah iman dan ketaatan Yakub kepada Allah. Ia memilih menjauhkan diri dari ilah-ilah asing dan mendirikan mezbah untuk menyembah Allah dengan setia. Iman Yakub menjadi berkat bagi keturunannya.
Sahabat Senior, iman kepada Allah tidak hanya memberkati diri kita sendiri, tetapi juga memberi dampak bagi keturunan dan komunitas di sekitar kita. Ketaatan yang kita lakukan akan berbuah manis bagi keturunan kita. Karena itu, penting bagi kita untuk tetap menjaga iman kepada Allah, mendoakan anak cucu kita, dan berdoa bagi orang-orang di sekitar hidup kita. Tetaplah setia dan taat kepada firman Tuhan, agar berkat-Nya senantiasa kita alami dan menjadi saluran berkat bagi kehidupan di sekeliling kita.
DOA:
Tuhan, berkatilah iman kami dan iman anak cucu kami. Ingatkan kami untuk selalu memerhatikan firman-Mu dan menjaga hidup kami tetap di jalan-Mu. Amin.
