Tanggal 1 Oktober diperingati oleh bangsa Indonesia sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Salah satu makna peringatan tersebut ialah mendorong rakyat Indonesia untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pengamalan nilai-nilai Pancasila memungkinkan bangsa Indonesia mewujudkan kesatuan dalam kebhinnekaan. Salah satu nilai tersebut ialah tenggang rasa yang merupakan wujud nyata pengamalan sila kedua Pancasila. Bertenggang rasa berarti bersedia menempatkan diri pada posisi orang lain dan berupaya merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain.
Umat Israel pernah mengalami penindasan di negeri Mesir. Mereka menjadi budak bangsa Mesir. Oleh karena kasih Allah, bangsa Israel dibebaskan dari perbudakan di Mesir dan dituntun oleh Allah menuju tanah Kanaan. Kehidupan bangsa Israel sebagai umat Allah harus sesuai dengan kehendak Allah. Salah satunya ialah bersikap tenggang rasa terhadap orang asing atau pendatang.
Sahabat Senior, nenek moyang penduduk Nusantara adalah para imigran. Oleh karena itu, marilah kita turut serta membangun Indonesia yang lebih baik dengan bertenggang rasa terhadap sesama. Tenggang rasa membuat kita dapat menghormati dan menghargai perasaan orang lain. Kita pun dapat memperlakukan orang lain dengan penuh perhatian.
DOA:
Bapa kami yang di surga, kasih-Mu memampukan kami untuk mengasihi sesama. Kasih-Mu membuat kami dapat bertenggang rasa terhadap sesama. Amin.
