Ada dua perempuan bersaudara bernama Ani dan Ina. Ibu mereka adalah seorang pembatik. Mereka diajari membatik oleh ibu mereka. Setelah berjalan sebulan, Ina mengalami kemajuan karena ia menyukai kegiatan membatik. Ia juga menyadari bahwa membatik merupakan salah satu upaya melestarikan budaya. Dari membatik, Ina pun dapat memperoleh penghasilan. Sebaliknya, Ani kurang mengalami kemajuan karena ia melakukannya dengan terpaksa, sekadar menghindari dimarahi oleh ibunya.
Pemazmur, sebagai bagian dari bangsa Israel, bersaksi bahwa ia menyukai perintah TUHAN. Perintah TUHAN kepada bangsa Israel dinyatakan dalam Taurat. Secara harfiah, Taurat berarti hukum, ajaran, atau petunjuk. Setiap orang yang mengikuti petunjuk TUHAN akan mampu mengambil keputusan yang tepat dan melangkah di jalan yang benar. Oleh karena itu, dengan penuh sukacita, bukan terpaksa, pemazmur memerhatikan dan melaksanakan titah TUHAN.
Sahabat Senior, firman Allah tidak hanya untuk didengarkan dan dimengerti, tetapi juga untuk dilakukan. Lakukanlah dengan gembira, bukan karena terpaksa. Lakukanlah firman Allah bukan karena pamrih, seperti ingin masuk surga atau menghindari neraka, melainkan karena Allah senantiasa menyatakan kasih-Nya kepada kita melalui petunjuk-Nya yang tidak pernah sia-sia.
DOA:
Ya Allah, Sang Sumber Cinta, kami bersedia melakukan sabda-Mu yang tiada tara. Tolonglah kami untuk tekun dan setia melakukan firman-Mu dalam perjalanan kami di dunia yang fana. Amin.
