“Apa motivasi Saudara mengajukan permohonan peneguhan dan pemberkatan pernikahan?” Itulah salah satu pertanyaan yang diajukan oleh anggota Majelis Jemaat kepada calon mempelai dalam percakapan gerejawi. Sepasang calon mempelai perlu mengungkapkan motivasi pernikahan mereka. Motivasi adalah dorongan yang timbul dalam diri seseorang untuk melakukan suatu tindakan dengan tujuan tertentu. Motivasi yang benar merupakan langkah awal dalam membangun relasi yang sehat antara suami dan istri.
Kasih menjadi dorongan yang kuat bagi Allah untuk membebaskan bangsa Israel dari perbudakan di tanah Mesir. Kasih Allah kepada umat Israel menjadi dasar bagi-Nya untuk berkarya menyelamatkan mereka dan menjadikan mereka sebagai umat-Nya. Kasih Allah kepada umat-Nya juga menjadi dorongan bagi-Nya untuk menyatakan firman-Nya agar umat-Nya menjalani kehidupan sesuai dengan kehendak-Nya. Tanggapan yang tepat dari umat Israel atas kasih dan karya Allah adalah dengan sungguh-sungguh memerhatikan dan melaksanakan firman-Nya.
Sahabat Senior, sebagai orang beriman, kita perlu melakukan firman-Nya. Firman Tuhan dilakukan bukan supaya kita dikasihi dan diselamatkan oleh Tuhan. Motivasi yang benar dalam memerhatikan dan melakukan firman Tuhan adalah karena Tuhan lebih dahulu mengasihi dan menyelamatkan kita.
DOA:
Ya Bapa, kasih dan karya-Mu membuat kami yang berdosa menjadi kudus. Oleh karena itu, kami mengucap syukur dengan melaksanakan firman-Mu secara tekun dan tulus. Amin.
