Pak Lukas, seorang lansia berusia 75 tahun, dikenal sebagai tukang kebun gereja. Setiap hari, ia datang pagi-pagi untuk merapikan bunga dan halaman. Ketika ditanya mengapa ia masih mau bersusah payah di usia senja, ia menjawab, “Saya ingin rumah Tuhan selalu indah. Selama saya masih bisa bergerak, saya ingin berbuat sesuatu.” Meskipun tubuhnya tidak sekuat dahulu, semangatnya tetap menyala karena ia memiliki tujuan yang ia cintai.
Kisah ini mengingatkan kita pada Yakub. Setelah melakukan perjalanan panjang ke negeri orang, ia merasa lelah. Namun, ketika ia melihat Rahel, Yakub segera menggulingkan batu besar dari mulut sumur dan memberi minum ternak. Ia bertindak dengan penuh semangat, bukan semata-mata karena kekuatannya, melainkan karena ia memiliki tujuan yang diyakini dan dicintainya. Rasa lelahnya dikalahkan oleh harapan dan sukacita akan masa depan yang TUHAN sediakan baginya.
Sahabat Senior yang terkasih, selama kita masih diberi kehidupan, Tuhan pasti masih memiliki maksud bagi kita. Kita tetap dapat mengasihi, melayani, menguatkan orang lain, dan menjadi teladan iman. Seperti Yakub yang tetap bersemangat karena hatinya penuh harapan, marilah kita terus melangkah dengan semangat. Tujuan hidup kepada Tuhan memberikan kepada kita kekuatan yang sering kali tidak kita sangka.
DOA:
Kami sadar dalam usia lanjut ini, kami lemah, ya Tuhan. Namun, meski tubuh jasmani kami menurun, jiwa dan batin kami selalu kuat dan penuh semangat karena Engkau. Amin.
