Siapa yang suka traveling atau jalan-jalan? Banyak orang yang senang bepergian atau berjalan-jalan karena dapat bertemu orang baru, berada di tempat yang berbeda, menikmati keindahan alam, serta memiliki banyak cerita. Namun, bagaimana jika kamu pergi jauh untuk memenuhi panggilan Tuhan, misalnya untuk melanjutkan pendidikan? Ya, hal itu pun merupakan panggilan Tuhan, yaitu untuk berproses dan mengembangkan diri agar dapat menjadi berkat bagi banyak orang. Ketika kamu pergi jauh, tentu kamu harus meninggalkan zona nyaman, keluarga, serta kota yang sudah dikenal dan menjadi rumah. Kamu juga akan meninggalkan komunitas yang telah menjadi sahabat, lalu menuju tempat yang baru, asing, dan mungkin belum terasa nyaman, demi menjawab panggilan Tuhan.
Itulah yang dilakukan oleh Abram. Ia meninggalkan rumah, tanah kelahiran, sanak keluarga, dan semua orang yang dikenalnya. Ia keluar dari zona nyamannya menuju tempat yang asing, yang bahkan belum jelas baginya. Ia melakukan hal itu sebagai jawaban atas panggilan TUHAN untuk menjadikannya bangsa yang besar dan menjadi berkat bagi banyak orang. Abram menjawab panggilan itu dengan sungguh-sungguh, dengan kesiapan hati dan ketaatan, sekalipun harus keluar dari zona nyamannya.
Teens, pergi, pindah, dan menuju tempat baru tidak selalu harus dipandang sebagai meninggalkan zona nyaman, tetapi dapat dimaknai sebagai memperluas zona nyaman. Jika kota tempat tinggalmu saat ini adalah zona nyaman, maka saat berpindah ke tempat baru, jadikanlah tempat tersebut sebagai zona nyaman juga. Artinya, di mana pun kamu berada, kamu dapat menemukan kenyamanan, belajar dengan fokus, mengembangkan diri, serta berbuah sebagai jawaban atas panggilan Allah dalam hidupmu.
