Seorang oma yang hidup sendiri di rumahnya didatangi tiga orang laki-laki yang berminat membeli rumahnya. Oma itu sudah menegaskan bahwa ia tidak berniat menjual rumahnya. Namun, untuk kesekian kalinya, ia didatangi utusan dari orang yang mengincar rumahnya. Salah seorang dari utusan itu memaksa masuk ke dalam rumah. Namun, ia kembali keluar dan berkata, “Ada yang menemani Oma itu!” Ia melihat seseorang sedang duduk berdoa dan seolah menghalanginya masuk ke bagian dalam rumah. Mereka pun pergi, meninggalkan oma yang kebingungan dengan pertanyaan tentang orang yang sedang berdoa, padahal ia tinggal seorang diri.
Daud memuji TUHAN dan menyebut-Nya sebagai kekuatan serta perisainya. Daud telah mengalami sendiri bagaimana Allah memberikan perlindungan dan keselamatan saat ia terjepit dan hampir binasa menghadapi musuh-musuhnya. Ia menyadari bahwa tidak ada yang dapat diandalkan selain Allah. Karenanya, seruan dan pengharapan Daud hanya tertuju kepada Allah.
Sahabat Senior, pengalaman Daud maupun sang oma yang menerima pertolongan ketika sendiri dan tak berdaya, menunjukkan kuasa Tuhan. Satu-satunya Penolong dan Perisai bagi kita saat menghadapi kesulitan dan bahaya hanyalah Tuhan. Percayalah, Allah adalah benteng keselamatan yang menghindarkan kita dari bahaya yang tidak mampu kita atasi.
DOA:
Tuhan, jagai dan lindungi kami selalu dari segala bahaya dan hal yang buruk. Hanya Engkaulah kekuatan dan perisai bagi hidup kami. Amin.
