Anne Frank, seorang gadis kecil warga negara Jerman berdarah Yahudi, mengalami banyak penderitaan saat Hitler berkuasa. Dalam persembunyiannya, ia menulis sebuah diary yang kemudian ditemukan oleh ayahnya dan diterbitkan dengan judul Het Achterhuis (Catatan Seorang Gadis Muda). Anne sendiri tewas setelah mengalami penderitaan di kamp konsentrasi. Dalam buku hariannya, Anne menggambarkan betapa mengerikannya dampak perang yang harus dialami: kelaparan, ketakutan yang memaksanya bersembunyi selama bertahun-tahun, serta kesedihan karena harus kehilangan orang-orang yang dikasihinya dengan cara yang menyakitkan. Buku harian Anne telah menjadi berkat dan dibaca oleh banyak orang di dunia.
Allah melihat bahwa Abraham memang pantas disebut sebagai Bapak banyak bangsa. Sebab, melalui dia, berkat Allah akan mengalir kepada banyak bangsa. Hal itu terbukti ketika Abraham tetap berjuang menjadi berkat, antara lain dengan memohon keselamatan bagi Sodom dan Gomora. Ia mengetahui bahwa kedua kota itu penuh dengan kejahatan, tetapi Abraham tetap meminta Allah meluputkan keduanya dari murka-Nya.
Sahabat Senior, sebagai anak-anak Tuhan, kita dipanggil untuk menjadi berkat bagi semua orang. Marilah kita mulai dengan mendoakan yang terbaik bagi setiap orang yang kita kenal. Mintalah berkat, bukan kemalangan, apalagi kutukan.
DOA:
Ya Allah, ajarlah kami untuk memenuhi bibir kami dengan berkat bagi sesama. Dalam nama Yesus. Amin.
