Didi dan Kak Santi sedang berjalan pulang dari minimarket. Didi membeli es krim, sedangkan Kak Santi membeli es kopi. Ketika hampir sampai, Didi mendengar suara, “Pluk!” Kak Santi membuang gelas plastik kosong ke jalan. “Bilangin nggak, ya?” Didi membatin. Ia ingin menegur, tapi takut Kak Santi marah. Akhirnya, Didi memberanikan diri. “ Kak, itu gelas plastiknya jatuh.” Didi mengingatkan. “Oh iya, Di. Kelupaan aku,” Kak Santi menjawab sambil mengambil gelas yang tadi ia buang.
Adik-adik, menegur orang memang tidak mudah. Kita sering merasa takut atau sungkan. Yuk, kita belajar dari Nabi Natan! Mari membaca 2 Samuel 12:1-9! Nabi Natan ditugaskan untuk menegur Raja Daud. Walaupun tidak mudah, ia tetap melakukannya. Ia menggunakan cerita untuk membuat Daud paham kesalahannya. Teguran itu membuat Daud menjadi raja yang lebih baik lagi.
Adik-adik, semua orang bisa melakukan kesalahan, termasuk teman dan keluarga. Jika mereka melakukan hal yang salah, jangan takut untuk menegur dengan baik!
Doa: Bapa di surga, ajar aku untuk berani menegur dengan baik.
Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.
