Seusai belajar, Didi dan Santi bersantai di ruang keluarga. Mereka menonton televisi ditemani camilan pisang goreng. Setelah mereka menonton selama satu jam, Mama meminta bantuan kepada mereka. “Didi, Santi, Mama mau minta tolong. Maukah kalian berdua menyapu halaman rumah kita? Jika kalian sudah menyelesaikan tugas kalian, Mama janji akan membelikan kalian es krim,” ujar Mama. “Serius, Ma?” tanya Didi dan Santi. “Serius, dong. Ayo buruan, keburu malam.”
Adik-adik, apakah kalian pernah menerima janji dari seseorang? Nah, Abram pernah menerima janji dari TUHAN. Apa janjinya? Adik-adik, mari kita membaca Kejadian 15:1-8! TUHAN berjanji akan memberikan keturunan kepada Abram. Padahal, Abram dan Sarai su-dah tua dan tidak memungkinkan untuk mempunyai anak. Namun, Abram tetap percaya kepada janji TUHAN.
Adik-adik, Tuhan berjanji akan selalu memberkati kita juga. Yuk, kita percaya pada janji-Nya.
Doa: Bapa di surga, aku bersyukur atas kebaikan-Mu dalam hidupku dan
keluargaku. Dalam nama Tuhan Yesus, aku bersyukur. Amin.
