Suara Pak Pendeta Danny terdengar lembut, penuh wibawa. Mengawali ibadah di hari Minggu, Pak Danny mengucapkan, “Pertolongan kita adalah dalam nama Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi….” Kalimat itu disebut dengan istilah votum. Votum berasal dari kata vow dalam bahasa Latin, yang artinya janji atau deklarasi. Lewat votum, pemimpin ibadah mengajak umat untuk percaya bahwa Allahlah yang menjadi dasar ibadah.
Sahabat Senior, kalimat votum yang diucapkan Pak Danny berasal dari Mazmur 121. Pertolongan TUHAN digambarkan seperti gunung-gunung, tempat umat Allah dapat berlindung. Dalam pertolongan TUHAN, umat mendapat kekuatan hingga kaki mereka tidak goyah. Bersama TUHAN kehidupan mereka terpelihara dengan baik. Setelah votum, umat menyambut dengan kata “amin”.
Sahabat Senior, saat kita mengucapkan “amin” setelah votum, itu berarti kita mengakui bahwa kita dapat menjalani hidup dan beribadah karena pertolongan Tuhan semata. Hal itulah yang membuat ibadah seharusnya dijalani oleh umat dengan hati yang tertuju kepada Tuhan. Sayangnya karena ucapan itu setiap minggu disampaikan, banyak umat yang menganggap biasa. Akibatnya, ada saja orang yang tidak serius ketika beribadah. Ada yang terkantuk-kantuk, asyik main HP, atau mengobrol dengan orang di sebelahnya. Lho kok begitu?
DOA:
Tuhan, kami berterima kasih karena kami masih dapat beribadah. Hanya karena pertolongan-Mu, ya Tuhan, kaki kami dapat melangkah memasuki rumah-Mu yang kudus. Amin.
