“Tumben, Di, camilan kamu belum habis?” tanya Kak Santi kepada adik-nya. “Aku lagi bingung, Kak. Tadi lihat di internet katanya makanan bermicin bisa bikin bodoh,” jawab Didi. “Oh, itu hoaks! Nih, dokter ini bilang kalau micin nggak bikin kita bodoh.” Kak Santi memperlihatkan sebuah video. Didi tersenyum setelah melihatnya. “Kalau begitu, aku boleh makan camilan banyak-banyak ya, Kak!” kata Didi girang. “Ya nggak gitu juga, Di!” Kak Santi menanggapi sambil tertawa kecil.
Adik-adik, tidak semua yang kita dengar dan lihat itu benar adanya! Yuk, kita membaca dari 1 Tesalonika 5: 21-22! Paulus mengingatkan jemaat di Tesalonika untuk bersikap kritis. Ia mendorong mereka untuk menguji segala hal. Jika hal itu baik, terimalah. Jika buruk, jauhilah.
Adik-adik, yuk kita belajar membangun sikap kritis! Ketika mendengar atau melihat sesuatu, kita perlu menguji dulu, apakah hal itu benar atau tidak. Kita perlu banyak bertanya tentang hal yang kita dengar dan kita lihat.
Doa: Bapa yang di surga, ajar aku untuk dapat berpikir kritis.
Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.
