Lemuel mendapat tantangan dari gerejanya untuk membaca renungan dan berdoa bersama orang tuanya setiap malam selama seminggu. Biasanya, Lemuel dan anggota keluarganya memiliki waktu renungan yang berbeda, tetapi mulai saat itu disesuaikan agar Lemuel dapat berdoa bersama mereka. Suatu malam, ayah dan ibunya pulang larut karena ada acara pertemuan. Lemuel tetap menunggu mereka sampai malam untuk renungan dan doa bersama. Karena papa dan mamanya kelelahan, Lemuel-lah yang memimpin doa dan mendoakan kedua orang tuanya.
Dalam pengajaran-Nya, Yesus menyampaikan bahwa Ia datang untuk mengadakan pemisahan dan siapa yang lebih mengasihi orang tuanya daripada Tuhan, ia tidak layak dianggap sebagai pengikut Yesus. Apakah itu artinya murid-murid Yesus harus membenci keluarganya dan memisahkan diri? Tentu tidak. Yesus hanya berharap para murid-Nya menempatkan kasih kepada Tuhan sebagai prioritas. Sebab, jika seseorang mengasihi Tuhan, ia pasti mengasihi keluarganya. Namun, jika seseorang mengasihi keluarganya, ia belum tentu mengasihi Tuhan dan dapat melakukan hal yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan demi kepentingan keluarganya. Hal itulah yang tidak dikehendaki Yesus.
Teens, kasihilah orang tuamu dengan kasih yang berlandaskan pada ketaatanmu kepada Tuhan. Jika kamu mengasihi Tuhan, kamu pasti akan membawa keluargamu kepada-Nya dan keluargamu hidup dalam damai sejahtera, seperti halnya Lemuel yang mendoakan orang tuanya karena komitmennya bersekutu dengan Tuhan. Sebaliknya, kalau kamu menomorduakan Tuhan demi keluargamu, hal itu dapat menjauhkan mereka juga dari Tuhan dan dampaknya dapat merugikan. Karena itu, kasihilah Tuhan dan jadikan kasihmu kepada Tuhan sebagai dasar untuk mengasihi keluargamu serta membawa mereka kepada-Nya.
