Di daerah pedesaan, kita masih bisa menjumpai petani yang memelihara domba. Ada banyak manfaat memelihara domba karena dapat menghasilkan susu, bulu, dan daging. Dalam ritual keagamaan, sejak zaman Perjanjian Lama, domba menjadi hewan penting untuk kurban bakaran. Domba adalah hewan yang senang hidup berkelompok untuk melindungi diri dari predator atau musuh yang akan memangsanya. Sebagai hewan yang rentan dan lemah, semestinya mereka saling menguatkan. Namun, dalam kenyataannya ada juga domba yang justru mengganggu atau mencelakai domba yang lain.
Teks Alkitab yang kita baca hari ini mengungkapkan adanya domba yang mencelakai domba lain dengan merebut rumput dan menginjak-injak tempat minum. Domba yang lemah bukannya dilindungi, tetapi justru dihalau dari kandangnya. Melihat situasi ini, TUHAN mengangkat seorang gembala, yaitu Daud, untuk melindungi domba-domba-Nya yang lemah; domba-domba yang mengalami ketidakadilan. Bahkan TUHAN sendiri akan datang menjadi hakim di antara para domba. Dia membela yang lemah.
Sahabat Senior, kita adalah domba-domba yang digembalakan oleh Tuhan Yesus. Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita sebagai domba-domba Kristus untuk saling menguatkan dan menjaga, terlebih terhadap mereka yang lemah, sebagaimana Tuhan, Sang Gembala Sejati, melindungi yang lemah.
DOA:
Ya Tuhan, sebagaimana Engkau senantiasa melindungi domba-domba-Mu, ajar kami sebagai domba-domba-Mu untuk saling menolong dan menguatkan. Amin.
