Beratkah beban hidupmu? Buntukah jalan yang sedang kau tempuh? Masalah datang silih berganti? Simaklah kesaksian pemazmur berikut ini.
Pemazmur mempersaksikan dahsyatnya kuasa kehadiran TUHAN dalam sejarah umat- Nya. Ketika bangsa Israel keluar dari Mesir, bukan hanya manusia yang bergerak; alam semesta pun merespons dengan dahsyat. Laut terbelah, sungai mundur, dan gunung-gunung seolah melompat. Hal ini bukan sekadar cerita ajaib, melainkan sebuah pesan yang kuat: ketika TUHAN hadir dan memimpin, segala sesuatu yang mustahil dapat berubah dan bergerak.
Youth, jika laut dapat membuka jalan dan batu memancarkan air, mungkinkah beban atau pergumulan hidup kita terlalu sulit bagi Tuhan? Pemazmur mengingatkan kita bahwa Tuhan yang dahulu menyertai Israel adalah Tuhan yang sama hingga hari ini. Ia bukan Tuhan yang diam di surga tanpa karya dan kuasa. Ia sanggup menolong kita keluar dari berbagai persoalan hidup. Ia juga dapat membebaskan kita dari kebiasaan-kebiasaan buruk, dari ketakutan, bahkan dari kebekuan hati. Ketika kita membuka diri, Tuhan mampu mengubah hal-hal yang kita anggap tidak mungkin menjadi mungkin. Daripada terus berfokus pada hal-hal yang membuat kita mudah putus asa dan patah semangat, lebih baik kita mengarahkan pandangan kepada Dia yang menyertai kita. Penyertaan Tuhan membawa dampak yang nyata. Jika bumi saja tahu untuk tunduk, mengapa kita masih ragu? Percayalah, ketika Tuhan turun tangan, jalan yang tertutup dapat terbuka, hati yang lelah dipulihkan, dan hidup kembali terarah pada tujuan-tujuan yang besar.
- Apa yang membuat pemazmur bersaksi tentang kedahsyatan Tuhan?
- Apa pengalaman yang membuatmu takjub kepada Tuhan melalui alam?
Pokok Doa: Memuliakan kebesaran Tuhan.
