Apa rasanya jika kamu mendapatkan perhatian yang tulus dari orang-orang di sekitarmu? Menyenangkan, bukan? Ketika ada orang yang mengasihi dan memperhatikanmu dengan tulus, ada banyak hal-hal baik yang dapat dirimu rasakan. Bagaimana jika kamu melihat orang-orang baik seperti ini ada di sekelilingmu? Apakah kamu tergerak untuk melayani bersama mereka? Situasi ini merupakan gambaran ideal dari komunitas orang percaya. Semakin banyak orang yang terbiasa bertindak baik berkumpul, semakin mudah pula orang lain tergerak untuk melakukan hal-hal yang baik. Hal ini menolong seseorang untuk bertumbuh dalam iman.
Teens, ketulusan dalam melayani dapat kita temukan dalam perumpamaan Tuhan Yesus mengenai Raja yang memisahkan manusia seperti gembala memisahkan kambing dan domba. Kambing ditempatkan di sebelah kiri, sedangkan domba di sebelah kanan. Apa yang membedakan kedua golongan ini? Domba adalah mereka yang memberi makan kepada orang yang lapar, memberi minum kepada yang haus, menerima orang asing, memberi pakaian kepada yang telanjang, serta menjenguk mereka yang ada di penjara. Hal-hal yang dilakukan kepada orang-orang kecil dan hina ini ternyata merupakan pelayanan yang juga memuliakan Sang Raja. Raja yang mulia itu juga menegur golongan kambing karena mereka tidak melakukan hal-hal tersebut kepada orang-orang kecil dan hina. Tempat bagi mereka adalah siksaan kekal, sedangkan orang benar memperoleh hidup yang kekal.
Teens, dalam hidup ini Tuhan memanggil kamu untuk turut serta dalam pekerjaan-pekerjaan baik. Pekerjaan baik itu dilakukan untuk menjadi berkat bagi orang-orang yang tersingkir dan membutuhkan. Kamu dipanggil untuk memiliki hati yang mau melayani dan terus tergerak untuk melayani dengan tulus. Ingatlah, hal baik yang kamu lakukan bagi orang-orang kecil menjadi pekerjaan baik yang memuliakan nama Allah.
