Sekumpulan anggota Pramuka berada di tengah sebuah hutan dalam kegiatan penjelajahan. Kakak pembina memberikan instruksi agar mereka tetap berjalan bersama dalam kelompok dan mengikuti setiap panduan dengan saksama. Namun, seorang anggota meremehkan arahan tersebut. Dengan penuh keberanian, ia memilih meninggalkan kelompok dan menempuh jalan menurut kehendaknya sendiri. Anak itu akhirnya tersesat dan berada dalam situasi yang membahayakan dirinya.
Bacaan hari ini mengungkapkan bagaimana Musa mengulangi kembali Sepuluh Perintah Allah kepada generasi umat Israel yang lahir di tengah perjalanan menuju Tanah Perjanjian. Musa menegaskan bahwa sikap yang dikehendaki Allah adalah ketaatan. Oleh sebab itu, TUHAN membiarkan umat Israel mengalami rasa takut dan gentar ketika mereka menyaksikan secara langsung kemuliaan-Nya melalui api, awan, dan kegelapan, serta mendengar suara guntur saat TUHAN berbicara. Rasa takut tersebut seharusnya membuahkan ketaatan. Ketaatan itulah yang membuat Israel tetap aman karena berada di dalam tangan perlindungan Allah.
Sahabat Senior, kita pun terkadang membutuhkan rasa takut agar hidup dengan lebih waspada. Takut akan Tuhan menolong kita untuk mau mendengarkan dan menaati firman-Nya. Dengan demikian, kita akan hidup dengan aman dalam perlindungan Allah. Dia tidak pernah meninggalkan kita.
DOA:
Ya Tuhan, kami mau senantiasa takut akan Engkau agar kami aman di dalam tangan perlindungan-Mu. Amin.
