Edo terpeleset saat bermain bola di sekolah. Kakinya terluka dan ia kesakitan. Teman-teman lain tetap bermain dan tidak memerhatikannya. Didi menghampiri dan membawa Edo ke ruang kesehatan . Did i menemani Edo saat ia diobati, meskipun tidak ikut bermain bersama teman-teman lainnya.
Adik-adik, yuk kita baca Yohanes 19:26-27! Saat Yesus Kristus disalibkan, banyak orang takut dan menjauh karena tidak ingin ikut mengalami kesulitan. Namun, Yohanes tetap setia berada di dekat Yesus dan menemani-Nya. Bahkan, Yesus memercayakan ibu-Nya kepada Yohanes. Itu berarti Yesus melihat bahwa Yohanes adalah murid yang setia, bahkan di saat Yesus sedang mengalami kesusahan.
Adik-adik, seperti Didi yang tidak meninggalkan Edo, Yohanes juga tidak meninggalkan Yesus. Mari kita meneladani sikap mereka. Jangan tinggalkan keluarga atau teman yang sedang sedih, sakit, atau mengalami masalah. Dengan begitu, kita belajar setia di saat mereka mengalami kesusahan.
Doa: Bapa di surga, aku mau menjadi anak yang setia kepada keluarga dan teman
yang sedang mengalami kesusahan. Dalam Yesus aku berdoa. Amin.
