Gladys Aylward adalah seorang misionaris dari Inggris yang melayani di Tiongkok dan Taiwan. Ia sebenarnya hanyalah seorang pelayan rumah tangga di London. Ia sempat ditolak oleh lembaga misi karena dianggap kurang berpendidikan. Namun, dengan tabungan pribadinya, ia berangkat ke Tiongkok melalui jalur darat yang sangat berbahaya. Di Tiongkok, ia melayani anak-anak yatim dan anak-anak yang dibuang keluarganya. Saat Tiongkok dan Jepang berperang, ia mempertaruhkan nyawanya untuk melarikan 100 anak yatim ke tempat yang aman dengan melewati pegunungan. Ia merawat anak-anak itu dan membawa mereka untuk beriman kepada Kristus. Gladys Aylward adalah saksi iman yang telah menghadirkan Kristus bagi orang lain.
Penulis Surat Ibrani 11:23–29 juga mencatat orang-orang yang pernah menjadi saksi iman, salah satunya Musa. Musa membuat beberapa keputusan penting di dalam hidupnya atas dasar iman. Keputusan ini menunjukkan pilihan Musa untuk keluar dari zona nyaman istana Mesir dan memilih menjadi saksi iman yang menderita bersama umat Allah (ayat 25). Ia mengutamakan kehidupan kekal daripada semua harta dunia di Mesir. Ia menjadi alat Tuhan dalam menyelamatkan bangsa Israel dari perbudakan di Mesir.
Youth, di dalam hidup ini, kamu akan terus diperhadapkan pada berbagai macam pilihan. Pilihan-pilihan itu terkadang menjadi tidak mudah ketika harus memilih antara kenyamanan dan iman. Apa yang kamu pilih menunjukkan hal yang penting bagimu. Kiranya hatimu semakin mantap untuk memilih menjadi saksi iman.
- Mengapa Musa memilih untuk menjadi saksi iman daripada menikmati kesenangan di Mesir?
- Apa tantangan yang kamu hadapi dalam menjadi saksi iman?
Pokok Doa: Orang-orang yang memilih mempertahankan integritas.
