Banyak orang yang gampang merasa kapok ketika mengalami masalah atau kegagalan. Mereka lalu memilih untuk menyerah saja, bahkan kadang sebelum mencobanya. Semua orang tentu saja tidak menginginkan kegagalan. Namun, pemikiran takut gagal akan membuat seseorang menjadi tidak berani mencoba dan tidak mau berjuang.
Timotius, yang merupakan murid sekaligus anak rohani Paulus, mengalami penderitaan dan berbagai masalah dalam pemberitaan Injil yang ia lakukan di Efesus. Karena itulah, Paulus mengirimkan surat kepada Timotius untuk menguatkannya. Paulus mengingatkan Timotius untuk tidak menyerah dalam pekerjaan pekabaran Injil di Efesus. Paulus mengingatkan bahwa Allah tidak memberikan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih, dan ketertiban.
Youth, jika kita membayangkan bahwa menjadi orang Kristen berarti hidup tanpa masalah, maka kita akan kecewa. Sebab, menjadi orang Kristen bukan berarti menjadi kebal dari masalah dan penderitaan. Tuhan Yesus tidak pernah menjanjikan bahwa pengikut-Nya akan bebas dari permasalahan hidup. Yang Tuhan Yesus janjikan adalah kekuatan untuk menghadapi kesulitan dan permasalahan hidup. Dengan kata lain, kita mungkin akan terus mengalami berbagai permasalahan dalam hidup ini, tetapi Tuhan akan memberikan kita kekuatan untuk menghadapi masalah itu, bukan untuk menghindarinya. Roh keberanian tentu saja harus disertai oleh hikmat dari Roh Kudus, karena keberanian tanpa hikmat sering kali justru menjadi aksi nekad belaka.
-
- Bagaimana Paulus membangkitkan semangat Timotius dalam menghadapi masalah?
- Bagaimana cara kita menghadapi permasalahan hidup?
Pokok Doa: Hidup sebagai orang Kristen yang tahan uji.
