“Siapa yang tadi pakai mainanku?” Kiki berteriak. “Aku, Kak,” ucap Tito pelan. Kepalanya tertunduk, takut melihat Kiki. “Sudah Kakak bilang, hati-hati kalau main. Lihat, sekarang mainannya rusak!” Kiki menunjuk bonekanya yang sudah tidak berkepala. “Maaf, Kak,” ujar Tito yang mulai menangis. Kiki menghela napas panjang . Ia memeluk Tito dan berkata, “Iya, Kakak maafkan. Tapi kamu harus bantu Kakak betulkan ini, ya!”
Adik-adik, terkadang orang-orang di sekitar kita membuat kita marah. Ketika marah, terkadang muncul keinginan untuk membalas. Paulus mengingatkan kita untuk mengampuni, bukan membalas. Yuk, kita baca sama-sama Kolose 3: 13-15! Paulus mengingatkan bahwa kita semua satu di dalam Tuhan. Maka, kita harus saling sabar, mengasihi, dan mengampuni.
Adik-adik, kalau ada teman yang bersalah, yuk, kita belajar mengampuni! Seperti Tuhan Yesus yang selalu mengampuni kita, kita juga bisa belajar mengampuni.
Doa: Bapa di surga, ajar aku untuk mengampuni orang lain seperti Engkau mengampuniku.
Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.
