Chicka menangis ketika membaca kisah tentang βanak yang hilangβ untuk tugas agamanya. Ia merasa tersentuh ketika membaca bahwa ayah dalam cerita itu langsung merangkul dan mencium anak bungsunya saat pulang. Sejak kecil, Chicka selalu menjadi anak yang baik dan tidak pernah melanggar perintah orang tua. Namun, orang tuanya jarang merangkul dan memeluknya. Ternyata, menurut tante Chicka, orang tua Chicka sama-sama anak tertua yang sejak kecil telah dititipkan di rumah kerabatnya untuk bersekolah. Karena itu, mereka tidak terbiasa menunjukkan kasih sayang dengan pelukan atau sentuhan fisik. Namun, sesungguhnya orang tuanya sangat mengasihi Chicka.
Bapa dalam kisah perumpamaan anak yang hilang ini digambarkan sebagai Bapa yang ramah dan menghargai kebersamaan dengan anak-anak-Nya. Seperti itulah Allah Bapa dalam gambaran yang dijelaskan Yesus. Idealnya, setiap orang tua juga memperlakukan anaknya mengikuti teladan tersebut. Namun, ada banyak peristiwa kehidupan yang membuat kehidupan orang tua kita menjadi tidak mudah. Jika ini terjadi, kita sebagai anak-anak dapat terus mendoakan dan mengingatkan orang tua kita tentang kebutuhan kita untuk dikasihi melalui sentuhan fisik. Kita tidak perlu gengsi untuk menyampaikannya.
Teens, jadi orang tua itu tidak mudah. Papa dan mamamu telah melalui banyak hal yang membentuk mereka sedemikian rupa dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Namun, yakinlah mereka mengasihimu dan selalu berjuang untukmu. Jika kamu merasa kurang disayang dan masih membutuhkan pengungkapan kasih sayang dengan cara tertentu, jangan gengsi untuk menyampaikannya kepada mereka agar cinta kasih Tuhan tetap terwujud di rumahmu. Ingat juga, kamu punya Allah Bapa yang selalu menyambut dan mengasihimu.
