Papa dan Mama melatih Santi dan Didi memimpin doa secara bergantian dalam ibadah keluarga. Kata Papa, “Doa tidak harus panjang. Tidak perlu kata-kata indah. Ucapkan dari hati yang dalam. Berdoa bukan untuk pamer atau dipuji.”
Adik-adik, mari kita baca Matius 6:5-8! Yesus mengajar banyak orang tentang cara berdoa. Yesus mengajarkan bahwa kita tidak boleh berdoa hanya agar dilihat atau dipuji oleh orang lain.
Yesus mengajarkan untuk berdoa dengan hati yang tulus. Berdoa adalah berbicara dengan Tuhan. Karena itu, harus dilakukan dengan tulus. Berdoa dapat dilakukan di mana saja, tetapi bukan untuk dilihat orang. Ketika berdoa, kita dapat menceritakan segala sesuatu kepada Tuhan, baik suka maupun duka.
Adik-adik, berdoalah dengan tulus hati, bukan untuk memamerkan kesalehan kita. Berdoalah setiap hari, utarakan isi hatimu pada Tuhan. Doakan orangtua, keluarga, teman, dan orang-orang yang membutuhkan pertolongan.
