Pohon bambu adalah salah satu tanaman yang memiliki kekuatan menahan beban yang cukup tinggi. Bambu yang tua juga digunakan untuk membangun jembatan yang melintasi sungai. Jembatan ini digunakan dan dilalui oleh manusia maupun kendaraan roda dua. Bambu memiliki kelenturan yang luar biasa. Oleh karena itu, bambu dapat menyesuaikan diri saat angin kencang bertiup dengan cara bergoyang ke kiri ataupun ke kanan. Saat diterjang badai, bambu yang lentur lebih mampu bertahan karena kelenturannya. Bambu tidak melawan hempasan angin dengan kaku.
Teens, saat Tuhan Yesus ditangkap oleh orang-orang suruhan imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi, terjadi sebuah insiden: seorang murid memotong telinga hamba Imam Besar. Tuhan Yesus justru menegur murid-Nya yang melakukan tindakan itu. Ia juga tidak memerintahkan para murid-Nya untuk melawan dengan menyerang orang banyak yang hendak menangkap-Nya. Tuhan Yesus tidak mengangkat senjata. Ia menegur orang banyak yang datang untuk menangkap diri-Nya dengan membawa pedang dan pentung. Teguran-Nya keras, sebab setiap hari mereka dapat menemukan-Nya duduk dan mengajar di Bait Allah, di hadapan mereka semua. Tuhan Yesus melawan dengan tindakan tanpa kekerasan.
Teens, melakukan tindakan nir-kekerasan untuk melawan kekerasan menjadi jalan orang percaya agar tidak jatuh ke dalam dosa saat memberikan perlawanan. Kamu dapat menemukan teladan ini dalam kisah Tuhan Yesus menghadapi tindakan kekerasan. Cara hidup ini memang tidak mudah, tetapi akan menghindarkanmu dari lingkaran kekerasan yang menjebak dan merusak. Jika ada orang yang mengejekmu, jangan membalas dengan tindakan atau kata-kata kasar. Sampaikanlah baik-baik bahwa tindakannya itu mengganggu atau merugikan orang lain.
