Sebagai orang tua, kita tentu ingin memberikan warisan yang berharga bagi kehidupan anak cucu kita. Kita mungkin menyiapkan warisan berupa rumah, tanah, atau harta benda. Namun, ada warisan yang paling berharga, yaitu iman kepada Tuhan. Iman diwariskan melalui cerita, teladan hidup, dan kesaksian tentang bagaimana Tuhan berkarya dalam kehidupan keluarga dari generasi ke generasi.
Mazmur yang kita baca hari ini adalah mazmur pengajaran karya Asaf. Mazmur ini mengajarkan umat Israel agar belajar dari sejarah karya Allah dan mengajak umat Israel mewariskan iman kepada generasi berikutnya. Iman Israel dibangun melalui pewarisan cerita. Pengetahuan tentang Allah tidak muncul begitu saja, melainkan diteruskan dari satu generasi kepada generasi berikutnya sebagai kesaksian tentang kesetiaan Allah dalam membebaskan, memelihara, dan menuntun umat-Nya.
Sahabat Senior, pengalaman akan kasih dan pertolongan Allah harus terus kita ceritakan kepada generasi berikutnya. Dengan menceritakan karya-karya-Nya, kita sedang mewariskan iman agar anak cucu kita mengenal Tuhan. Dengan mewariskan iman, kita mengajarkan anak cucu kita agar menaruh harapan kepada Allah, mengingat kesetiaan-Nya, dan hidup menurut firman-Nya. Pewarisan iman kepada anak cucu merupakan tanggung jawab yang tidak boleh kita abaikan sebagai orang tua.
DOA:
Bapa, kami akan menceritakan kasih setia-Mu kepada anak cucu agar mereka mewarisi iman kepada-Mu. Amin.
