Tanggal 10 Oktober diperingati sebagai Hari Kesehatan Mental Sedunia. Seseorang dengan mental yang sehat dapat menyadari potensinya, mampu mengatasi tekanan hidup sehari-hari, bekerja secara produktif, serta bermanfaat bagi sesama dan lingkungannya. Kesehatan mental merupakan fondasi penting untuk belajar, melakukan interaksi sosial, dan mengembangkan diri. Salah satu faktor pendukung kesehatan mental adalah pendidikan yang ramah mental sehingga setiap pribadi dapat bertumbuh secara utuh dan optimal.
Pembebasan umat Israel dari perbudakan di Mesir bukanlah akhir dari kehidupan mereka. Pembebasan tersebut justru menjadi langkah awal bagi mereka untuk menjalani kehidupan yang sehat sebagai umat Allah. TUHAN mengundang Musa untuk menghadap-Nya di atas gunung. Di situlah TUHAN memberikan firman-Nya yang dituliskan pada loh batu. Firman TUHAN harus diajarkan oleh Musa kepada umat Israel agar umat-Nya bertumbuh secara utuh, setia memuliakan Allah, dan bermanfaat bagi lingkungannya.
Sahabat Senior, persoalan kesehatan mental yang umumnya terjadi pada lansia ialah kecemasan. Kekhawatiran yang berlebihan terhadap suatu hal dapat menyebabkan kecemasan. Oleh karena itu, marilah kita gemar memerhatikan dan melaksanakan firman Tuhan. Itulah salah satu langkah nyata dalam membangun dan menjaga kesehatan mental.
DOA:
Bapa, inilah kondisi kami: nyali bisa ciut, tubuh bisa terkena virus, dan mental bisa terpuruk. Karena itu, kuatkanlah kami dengan kasih dan sabda-Mu yang tiada tara. Amin.
