“Anita, sekarang kamu percaya kalau aku nggak mengambil pulpenmu, kan?” kata Lisa kepada Anita. “Iya, Lis. Ternyata pulpenku ada di tas,” jawab Anita. “Kamu seharusnya tahu, sejak dulu aku selalu jujur dan nggak pernah mencuri,” kata Lisa lagi. “Aku minta maaf, Lisa,” kata Anita lagi.
Adik-adik, mari kita membaca Ayub 6:28-30! Bacaan kita merupakan jawaban Ayub terhadap tuduhan sahabat-sahabatnya bahwa ia telah melakukan dosa di hadapan Allah. Padahal, Ayub tidak melakukan kejahatan seperti yang mereka katakan. Ia berani menga-takan bahwa perkataannya benar dan tidak curang. Ini mengajarkan bahwa meskipun dituduh, kita tetap boleh menjelaskan kebenaran dengan jujur dan tenang, tanpa marah atau membalas dengan kejahatan.
Adik-adik, mungkin kita pernah dituduh berbuat salah padahal tidak melakukannya. Di saat seperti itu, jelaskanlah dengan baik bahwa tuduhan itu tidak benar. Mintalah hikmat Tuhan untuk melakukannya, agar kebenaran diketahui oleh semua orang dan nama Tuhan tetap dimuliakan.
Doa: Bapa di surga, mampukan aku menjawab tuduhan yang salah bukan dengan
emosi tetapi dengan jujur dan benar. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin.
