YKB Media

Teens for Christ

Mengingat Tanah Air

Kejadian 47:27-31

“Aku ingin mendapat perhentian bersama nenek moyangku. Sebab itu, bawalah aku ke luar dari Mesir dan kuburkanlah aku di kuburan mereka.” ….

(Kejadian 47:30a)

B.J. Habibie adalah presiden ketiga Republik Indonesia sekaligus ilmuwan hebat di bidang pesawat terbang. Setelah lulus dari Jerman, Habibie bekerja di sana dan kariernya cepat naik. Bahkan, ia sempat ditawari menjadi warga negara Jerman. Namun, ia menolak. Di puncak kariernya, ia justru memilih pulang ke Indonesia. Ia ingin mengembangkan industri pesawat di tanah air. Ia mengabdikan ilmu dan kemampuannya untuk membangun negeri tempat ia lahir.

Setelah tujuh belas tahun tinggal di Mesir, hidup keluarga Yakub jauh lebih baik. Secara ekonomi, mereka maju karena keberhasilan mengelola tanah Gosyen. Mereka hidup berkecukupan dan beranak cucu tanpa kekurangan. Hubungan keluarga pun semakin pulih. Yakub akhirnya bisa hidup bersama lagi dengan Yusuf, anaknya yang terkasih. Semua ini kontras dengan kondisi tanah Kanaan yang sedang dilanda kekeringan dan kelaparan. Namun, meski hidup di Mesir jauh lebih nyaman, Yakub tidak melupakan tanah airnya. Di akhir hidupnya, ia meminta Yusuf untuk menguburkan dirinya di Kanaan. Permintaan ini menunjukkan kerinduan Yakub pada tanah airnya sekaligus harapan agar keturunannya tetap pulang dan memelihara negeri yang TUHAN janjikan bagi mereka.

Teens, Yakub sangat mencintai tanah airnya. Meski Mesir memberi hidup yang jauh lebih nyaman, Yakub tetap ingat tempat asalnya. Sikap ini mirip dengan teladan B.J. Habibie yang pulang ke Indonesia di puncak kariernya untuk membangun negerinya sendiri. Bagaimana dengan kita? Tidak salah jika kita ingin belajar atau bekerja di luar negeri. Namun, ingatlah tanah air tempat kita dilahirkan. Bukan tanpa alasan Tuhan menempatkan kita di sini. Jadikanlah pengalaman yang didapat di luar negeri sebagai bekal untuk menerangi dan menggarami negeri kita agar semakin baik.

Informasi Harga

Penggantian biaya

Hubungi bagian distribusi untuk mendapatkan renungan dalam bentuk PDF.

Donasi dapat dikirimkan

Bank Mandiri – Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743
a.n. Yayasan Komunikasi Bersama Marketing

BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999
a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Persembahan Kasih

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990
a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

« September 2027»
MinSenSelRabKamJumSab
1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930
Dukungan