Daniel, seorang akuntan Kristen, diminta atasannya untuk memalsukan laporan keuangan. Ia bergumul karena menuruti perintah tersebut berarti berbohong, tetapi menolak dapat membuatnya kehilangan pekerjaan. Daniel akhirnya memilih taat kepada Tuhan dan menolak perintah itu. Akibatnya, ia dipecat. Skandal keuangan perusahaan tersebut akhirnya terbongkar dan banyak pegawai terlibat. Nama Daniel tetap bersih dan ia mendapatkan pekerjaan baru di perusahaan yang menghargai integritasnya.
Mazmur 17 berisi doa Daud yang terasa begitu mendesak. Kemungkinan, mazmur ini digubah ketika Daud sedang dikejar Saul. Daud memulai dengan permohonan yang sungguh-sungguh untuk pembebasan serta pengakuan bahwa ia tidak bersalah. Ia menunjukkan bahwa dirinya sungguh-sungguh dan konsisten mengikuti Allah, baik dalam tindakan maupun dalam pikiran batinnya. Baginya, ia telah secara konsisten hidup seturut kehendak Allah. Dengan menggunakan simbol-simbol umum, seperti jalan setapak yang dilalui seseorang dan meninggalkan jejak, Daud menegaskan ketaatannya kepada kehendak Allah. Meskipun Daud berada dalam masa-masa krisis karena pergumulan dan penderitaan, ia tidak pernah menyimpang dari jalan Tuhan.
Youth, mengikuti jejak Tuhan Yesus adalah tanda orang percaya yang setia. Orang percaya yang setia akan terus berjuang untuk berjalan dalam kehendak-Nya, meskipun itu berarti harus memikul salib setiap hari. Kesetiaan tidak diukur dari seberapa banyak aktivitas rohani yang dilakukan, melainkan dari hati yang terus melekat kepada Kristus dalam segala keadaan.
- Bagaimana gambaran kesetiaan Daud kepada Allah?
- Apa tantangan yang paling sulit dihadapi ketika kita ingin setia kepada Allah?
Pokok Doa: Keteguhan hati untuk berjalan dalam kehendak Allah.
