Kreta adalah sebuah pulau besar yang terletak di Laut Tengah, di sebelah tenggara Yunani. Pada masa awal penyebaran gereja, orang Minoa tinggal di pulau ini. Bangsa ini melek huruf dan hidup makmur dari hasil perdagangan di Laut Tengah dengan orang Yunani dan bangsa-bangsa lain. Pada masa itu, di pulau ini berjejer indah rumah-rumah dengan jendela kaca bak istana. Sistem pengairan mereka pun canggih. Ketika cuaca panas, mereka berendam di kolam renang indoor.
Di Pulau Kreta, Injil Kristus juga diberitakan. Paulus membidani lahirnya gereja di sana, sedangkan Titus, sahabatnya, menjadi pemimpin jemaat. Dalam suratnya, Paulus mengingatkan Titus untuk menetapkan para penatua yang akan memimpin jemaat di Pulau Kreta. Ia menyampaikan syarat-syarat yang perlu dimiliki oleh seorang penatua maupun penilik jemaat. Syarat-syarat tersebut bersifat praktis dan mudah dipahami. Seorang penatua harus dapat menjadi teladan dalam perbuatan baik, menikah secara monogami, serta apabila mempunyai anak, anak-anaknya sudah percaya kepada Kristus dan hidup dengan baik. Bagi seorang penilik jemaat, selain hidupnya menjadi teladan, ia juga tidak boleh sombong, pemarah, pemabuk, suka berkelahi, serta tidak boleh menjadi hamba uang atau bersikap materialistis. Syarat-syarat integritas ini penting dimiliki oleh para penatua maupun penilik jemaat.
Youth, menjadi teladan bukan hanya dituntut dari para penatua. Kita pun diminta untuk menjadi teladan melalui hidup yang berintegritas. Perkataan harus selaras dengan perbuatan. Itulah salah satu bukti iman.
- Apakah syarat sebagai penatua yang diberikan oleh Paulus?
- Bagaimana caramu mewujudkan iman dan integritas dalam keseharian?
Pokok Doa: Konsistensi dalam mewujudkan iman dan integritas kehidupan.
