“Kiki, Tante Tuti sakit kanker dan harus menjalani operasi. Nanti sore kita jenguk, ya!” kata Mama. “Kasihan sekali Tante Tuti. Kenapa Tante Tuti terkena kanker, Ma? Kenapa Tante Tuti harus menderita? Padahal Tante Tuti orang yang sangat baik. Dia suka memberi dan nggak pernah jahat,” kata Kiki. “Penderitaan bisa terjadi pada siapa saja, Ki,” jawab Mama.
Adik-adik, mari kita baca Ayub 3:20-26! Ayub adalah orang yang saleh. Ia taat pada firman Allah, jujur, dan selalu berbuat baik. Namun, ia mengalami penderitaan yang sangat berat. Ia sakit parah serta kehilangan anak-anak dan seluruh hartanya. Dari kisah ini, kita belajar bahwa setiap orang, baik atau jahat, bisa mengalami penderitaan. Penderitaan bukan selalu akibat dari dosa, tetapi bisa terjadi kepada siapa saja.
Adik-adik, Tuhan bisa memakai penderitaan sebagai alat untuk belajar tetap percaya dan setia kepada Tuhan, seperti kisah Ayub. Karena itu, saat kamu mengalami penderitaan, tetaplah percaya bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkanmu.
Doa: Bapa di surga, kuatkanlah aku serta keluargaku dalam melewati
setiap penderitaan. Dalam nama Yesus. Amin.
