Martin Luther King Jr. adalah seorang pendeta yang berjuang melawan penindasan terhadap orang-orang kulit hitam di Amerika Serikat pada era 1950-an. Yang membuatnya terkenal adalah gerakan perlawanannya yang tanpa kekerasan, atau dikenal dengan nonviolence movement. Salah satu kutipan khotbahnya yang terkenal dan sejalan dengan aksi-aksinya adalah, “Kegelapan tidak dapat dilenyapkan dengan kegelapan. Hanya terang yang dapat melakukannya. Kebencian tidak dapat menghancurkan kebencian; hanya cinta yang dapat melakukannya.”
Pemazmur mengerti bahwa hidupnya sedang berada dalam ancaman orang-orang yang memusuhi dan membencinya. Di tengah keadaan yang tertekan, ia memohon agar TUHAN melepaskan dan melindunginya, bahkan menunjukkan jalan TUHAN yang harus dilaluinya. Ia percaya bahwa Allah yang setia akan menunjukkan kebenaran. Karena itu, ia ingin membalas kejahatan dengan kebaikan, yang bukan hanya melepaskannya dari ancaman, tetapi juga memuliakan nama TUHAN di hadapan lawan-lawannya.
Sahabat Senior, para pembenci selalu ada di sekitar kita. Terkadang tidak jelas alasan mereka membenci kita. Namun, yang paling penting adalah respons kita terhadap perbuatan mereka. Jika kita membalas kebencian dengan kebencian, masalah akan semakin rumit. Hanya cinta yang dapat menyelesaikannya.
DOA:
Tuhan, ajarkanlah kami bahasa cinta-Mu agar kami dapat membalas kejahatan dengan kebaikan, supaya cinta-Mu dikenali dan mendamaikan kehidupan ini. Amin.
