Pada jam istirahat, Bandi mengajak Didi ke kantin. Sambil berjalan menuju kantin, Bandi bercerita dengan wajah muram. “Di, kemarin aku ikut papaku ke toko sepatu. Di depan toko itu ada peramal. Ketika papaku mencari sepatu, aku mendatangi peramal itu. Terus dia lihat telapak tanganku. Katanya, masa depanku suram. Semalaman aku tidak bisa tidur karena memikirkan perkataan si peramal itu,” ujar Bandi kepada Didi.
Aduh, Bandi kok percaya ramalan. Mari kita membaca Kejadian 24:11-14! Hamba Abraham tiba di sebuah sumur di kota Nahor. Di dalam keterbatasan, ia meminta petunjuk dari TUHAN. Jika ada gadis yang memberikan minum kepadanya dan unta-untanya, maka ia adalah calon istri yang TUHAN siapkan bagi Ishak.
Adik-adik, Tuhan begitu sayang pada kita. Jika kita mengalami kesulitan, jangan ragu untuk meminta petunjuk dari Tuhan. Tuhan akan memberikan petunjuk-Nya lewat nasihat Papa, Mama, guru, dan saudara kita.
Doa: Bapa di surga, berikanlah aku petunjuk-petunjuk-Mu dalam menggapai
masa depanku. Di dalam nama Tuhan Yesus, aku memohon. Amin.
