Saat jam istirahat, Didi dan teman-teman bermain bola di lapangan sekolah. Tanpa sengaja, Didi menendang bola dengan keras dan memecahkan kaca jendela kelas. Ketika Ibu Lina datang, Didi mengakui bahwa ia bersalah dan meminta maaf. ”Terima kasih Didi, kamu sudah jujur dan mengaku salah telah memecahkan kaca jendela. Ibu memaafkan Didi, tetapi jangan diulangi lagi ya!” kata Ibu Lina.
Adik-adik, mari kita baca Kejadian 8:21-22! Allah pernah marah kepada manusia dan menghukumnya dengan air bah. Namun setelah air bah surut, Allah sudah tidak marah lagi kepada manusia. Allah berjanji tidak akan menghukum manusia lagi dengan air bah.
Adik-adik, terkadang kita seperti Didi, berbuat kesalahan yang membuat Allah dan orang lain marah atau kecewa terhadap kita. Namun, Tuhan adalah Allah yang penuh kasih. Allah mau memaafkan jika kita mengaku salah dan bertobat. Yuk, kita belajar untuk meminta maaf jika berbuat salah dan berusaha untuk tidak mengulanginya lagi!
Doa: Bapa di surga, ampunilah kesalahan kami dan mampukan kami
untuk tidak mengulanginya lagi. Amin.
