Dalam tugas membuat poster, Anita, Banu, dan Karel berada dalam satu kelompok. Masing-masing merasa diri mereka pandai dan ingin mengatur bagaimana seharusnya poster tersebut dibuat. Pada akhirnya, poster mereka tidak bisa diselesaikan tepat waktu, sementara poster kelom-pok-kelompok lain bisa selesai tepat waktu.
Adik-adik, mari kita baca Kejadian 11:5-9! Kesombongan menimbulkan kehancuran. Begitu juga dengan orang-orang di Babel. TUHAN tidak suka akan kesombongan mereka. Ia menghalangi niat mereka untuk membuat menara yang tinggi dengan cara mengacaukan bahasa mereka. Mereka menjadi tidak dapat berkomunikasi satu dengan yang lainnya, sehingga pekerjaan mereka menjadi kacau.
Adik-adik, Tuhan memberkati kita dengan kepandaian yang berbeda-beda. Kita perlu bekerja sama dengan teman yang lainnya. Janganlah merasa diri paling pintar. Dengan bekerja sama, maka kepandaian kita bisa saling melengkapi dan pekerjaan akan menjadi cepat selesai.
Doa: Bapa di surga, kami mau memakai kepandaian yang Tuhan berikan dengan baik. Amin.
