Apa jadinya jika di perlintasan kereta api tidak ada palang pintu? Orang-orang dimungkinkan melintas dengan sembarangan tanpa peduli apakah ada kereta yang datang atau tidak. Padahal, kereta melaju dengan sangat cepat. Palang pintu di perlintasan kereta api berfungsi sebagai batas dan penanda untuk mencegah terjadinya kecelakaan. Palang pintu memang tampak membatasi gerak kita, tetapi sebenarnya menyelamatkan nyawa. Batasan atau boundary ternyata dibutuhkan dalam hidup ini. Kebebasan tanpa batas justru dapat mencelakakan kita.
Batasan juga dibutuhkan dalam pergaulan. Paulus menasihatkan jemaat di Roma agar waspada, bahkan menghindari mereka yang menimbulkan perpecahan dan godaan di tengah jemaat. Perintah “hindarilah mereka” merupakan suatu batasan rohani yang sangat jelas. Mengapa mereka perlu dihindari? Sebab, mereka berkata-kata dengan manis, tetapi sesungguhnya menghasut jemaat. Batasan merupakan bentuk ketegasan iman untuk menolak hal-hal yang menjauhkan kita dari kebenaran firman Tuhan. Dengan memberi batasan, kita hidup dalam kebijaksanaan untuk membedakan dan memilih apa yang baik serta apa yang jahat.
Youth, dalam pergaulan sebagai anak muda, kadang batas antara benar dan salah, baik dan jahat, sangat tipis, bahkan kabur. Karena itu, kita perlu memohon hikmat Tuhan agar dapat membedakannya dengan jernih dan memberi batas yang jelas antara yang benar dan yang salah. Yuk, jangan takut membuat batas agar kita tidak terseret dalam kesesatan.
- Mengapa Paulus meminta jemaat di Roma menghindari orang-orang yang menimbulkan perpecahan dan godaan di tengah jemaat?
- Hal-hal apa saja yang menggiurkan tetapi membawamu pada kehancuran?
Pokok Doa: Pemuda/i dapat menjauhkan diri dari pergaulan buruk.
