Didi belum memahami cara menjumlahkan bilangan pecahan. Saat jam pelajaran Matematika, ia bertanya kepada Ibu Lina. Ibu Lina pun menjelaskan kepada murid-murid. Setelah Didi bertanya dan Ibu Lina menjelaskan, Didi dan murid-murid yang lain jadi lebih mengerti. Didi tidak malu untuk bertanya dan belajar saat ia tidak mengerti.
Adik-adik, sikap Didi ini mirip dengan Filipus, murid Yesus. Filipus ingin tahu lebih dalam tentang sesuatu. Mari kita baca Yohanes 14:8–9! Ia bertanya kepada Yesus untuk menun-jukkan Bapa. Dari sini kita melihat bahwa Filipus adalah murid yang mau belajar dan tidak takut bertanya ketika belum mengerti. Filipus juga bersedia mendengarkan penjelasan.
Adik-adik, Tuhan senang ketika kita mau belajar seperti Filipus dan Didi. Di sekolah, rumah, atau Sekolah Minggu, kita boleh bertanya saat kita tidak paham tentang sesuatu. Jika kita tidak malu bertanya dan mau belajar, kita akan semakin bertumbuh dalam pengetahuan dan iman.
Doa: Bapa di surga, tolong aku agar tidak malu bertanya dan meminta penjelasan
saat aku tidak mengerti tentang sesuatu. Dalam Yesus aku berdoa. Amin.
