Tom memenangkan kejuaraan lari di kotanya. Ketika diwawancarai, ia berkata, “Bukan aku yang hebat. Pelatihku yang lebih utama. Ia mengajariku bagaimana berlari dengan benar. Ia rela bangun lebih pagi pada akhir pekan untuk melatihku dan memberikan arahan. Ia jugalah yang ikut bersedih ketika aku mengalami kekalahan pada pertandingan-pertandingan sebelumnya.” Inilah bentuk kerendahan hati Tom. Ia seharusnya dapat menyombongkan dirinya, tetapi ia ingat karena siapa ia bisa menjadi juara.
Kepada jemaat Kristen di Roma, Rasul Paulus menjelaskan bagaimana perjalanan pelayanannya. Dalam perjalanan pelayanan inilah, ia melihat karya Kristus yang luar biasa dalam hidupnya. Dengan demikian, ketika ia berhasil memberitakan Injil di banyak tempat, Paulus menyadari bahwa semua itu bukan karena kekuatan, kepandaian, atau keahliannya. Ia mengatakan, “Di dalam Kristus aku boleh bermegah atas pelayananku bagi Allah” (ayat 17). Pernyataan Paulus ini memperlihatkan kerendahan hatinya untuk mengakui bahwa Kristuslah yang terutama untuk dipermuliakan. Di dalam Kristuslah Paulus mampu melakukan penginjilan di berbagai tempat.
Youth, dalam hidup ini mungkin kita pernah mengalami keberhasilan. Melalui keberhasilan itu, kita diingatkan bahwa semua pencapaian yang diraih terjadi karena campur tangan Tuhan dalam hidup kita. Seperti Rasul Paulus, kita dipanggil untuk melihat karya Tuhan atas setiap keberhasilan yang kita raih. Semua terjadi karena anugerah-Nya dan menjadikan Tuhan sebagai yang terutama dalam setiap keberhasilan yang kita peroleh.
- Apa saja keberhasilan Paulus dalam pelayanannya?
- Keberhasilan apakah yang pernah kamu raih dalam pertolongan Tuhan?
Pokok Doa: Rendah hati mengakui karya Tuhan dalam keberhasilan kita.
