Beberapa tahun yang lalu, media sosial digegerkan oleh pemberitaan mengenai pertengkaran antarsaudara yang terjadi di sebuah kota besar di Indonesia. Mereka memperebutkan usaha dagang perhiasan emas milik orangtua mereka. Pertengkaran yang disertai kekerasan fisik itu bahkan dilakukan di hadapan orangtua mereka sendiri. Hati orangtua mereka tentu sangat terluka ketika menyaksikan anak-anaknya saling membenci hanya karena memperebutkan harta benda.
Abraham, yang sangat kaya dan memiliki banyak harta, ternak, serta pekerja, menerima laporan bahwa telah terjadi pertengkaran antara gembalanya dan gembala Lot, keponakannya. Padang rumput yang terbatas tampaknya tidak lagi cukup untuk memenuhi kebutuhan ternak mereka. Oleh karena itu, gembala dari kedua belah pihak mulai terlibat dalam perebutan wilayah yang strategis. Menanggapi pertengkaran antargembala tersebut, Abraham mengusulkan agar mereka berpisah secara baik-baik demi menjaga kedamaian. “Sebab kita ini kerabat,” menjadi alasan utama Abraham untuk tetap hidup damai dengan Lot.
Sahabat Senior, betapa pentingnya kerabat karena mereka merupakan anugerah besar dari Allah bagi kita. Oleh sebab itu, apabila terjadi persoalan dengan kerabat, tempuhlah jalan damai dalam menyelesaikannya, sebagaimana yang telah diteladankan oleh Abraham. Mari kita senantiasa menjaga hubungan baik dengan para kerabat.
DOA:
Ya Allah, ajarilah kami mempunyai hati yang mau hidup rukun dan damai dengan kerabat yang Engkau anugerahkan. Amin.
