YKB Media

Youth for Christ

JUJUR PADA DIRI SENDIRI

Mazmur 77

Apabila aku mengingat Allah, mengeranglah aku, apabila aku merenung, makin lemah lesulah semangatku.

(Mazmur 77:4)

Pernahkah kamu mendengar nyanyian berjudul Runtuh yang dinyanyikan oleh Feby Putri dan Fiersa Besari? Sebagian penggalan liriknya demikian: “Kita hanyalah manusia yang terluka. Terbiasa ‘tuk pura-pura tertawa. Namun, bolehkah s’kali saja ku menangis? Ku tak ingin lagi membohongi diri. Ku ingin belajar menerima diri.” Lirik nyanyian ini menggambarkan kejujuran seorang manusia yang menghadapi kerapuhan hidup dan berusaha untuk jujur setelah sekian lama membohongi diri.

 

Mazmur 77 juga berisi nyanyian kejujuran yang ditulis oleh Asaf. Dengan jujur, pemazmur menyatakan kegelisahan batinnya kepada TUHAN atas realitas hidup yang dilihatnya. Dalam Mazmur 77:4, ia berkata, “Apabila aku mengingat Allah, maka aku mengerang; apabila aku merenung, makin lemah lesulah semangatku.” Bahkan, dengan penuh kejujuran, ia mempertanyakan kasih setia Allah yang dahulu ia rasakan. “Untuk selamanyakah TUHAN menolak dan tidak kembali bermurah hati lagi?” (ayat 8). Asaf tidak berpura-pura baik-baik saja. Melalui kejujuran itu, ia akhirnya mengalami titik balik hingga masuk dalam perenungan tentang perbuatan-perbuatan Allah di masa lampau (ayat 8–10).

 

Youth, jujur pada diri sendiri adalah langkah awal dari pemulihan hidup. Mengakui rasa sakit dan jujur atas semua pertanyaan tentang Allah yang muncul dalam batin bukan merupakan tanda kelemahan iman. Hal itu justru menjadi penanda relasi yang autentik dengan Tuhan dan ungkapan kerinduan untuk mengalami pemulihan. Biarlah Allah bekerja dengan cara-Nya yang ajaib. Percayalah, Allah berkuasa mengubah keraguan kita menjadi kekuatan.

 

  1. Mengapa Allah memberikan ruang bagi Asaf untuk jujur atas perasaannya?
  2. Kapan kamu merasa putus asa hingga kamu merasa sudah tidak perlu lagi dihibur, seperti Asaf?

 

Pokok Doa:      Pemuda/i yang sedang merasa “runtuh”.

 

Informasi Harga

Penggantian biaya

Hubungi bagian distribusi untuk mendapatkan renungan dalam bentuk PDF.

Donasi dapat dikirimkan

Bank Mandiri – Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743
a.n. Yayasan Komunikasi Bersama Marketing

BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999
a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Persembahan Kasih

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990
a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

« Mei 2027»
MinSenSelRabKamJumSab
1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
Dukungan