Setiap tanggal 17 Agustus, kita sebagai bangsa Indonesia memperingati Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Setiap tanggal 25 Desember, kita sebagai gereja memperingati kelahiran Yesus Kristus. Dalam keluarga, ada peringatan hari kelahiran setiap anggota keluarga. Peringatan dalam kehidupan keluarga, gereja, serta kehidupan berbangsa dan bernegara dilakukan dengan tujuan. Salah satu tujuannya adalah agar kita tidak melupakan kasih Allah kepada kita, baik secara individual maupun komunal.
Pada saat umat Israel berada dalam perjalanan menuju tanah Kanaan dan semakin dekat, Musa sebagai pemimpin umat Israel memberikan sejumlah nasihat. Musa mengajak umat Israel untuk tidak melupakan TUHAN, termasuk ketika mereka hidup berkecukupan. Mengapa? Karena Dialah Allah yang telah membawa umat Israel keluar dari perbudakan di Mesir dan setia memelihara umat-Nya. Dari generasi ke generasi, umat Israel diajak untuk tidak melupakan TUHAN, melainkan terus-menerus mengingat kasih dan karya-Nya.
Sahabat Senior, sejak dahulu hingga sekarang, Allah setia mengasihi kita. Ia tidak pernah meninggalkan dan tidak pernah membiarkan kita. Karena itu, marilah kita mengingat kasih dan karya Allah kapan pun dan di mana pun kita berada. Dalam kelimpahan maupun kekurangan, ingatlah Dia yang tidak pernah melupakan kita.
DOA:
Ya Allah Yang Maha Setia, tolonglah kami untuk senantiasa mengingat-Mu yang tak pernah melupakan kami. Amin.
